<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Ratmi Ningsih</title>
	<atom:link href="http://ratmi07.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ratmi07.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Sat, 11 Aug 2007 01:44:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='ratmi07.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Ratmi Ningsih</title>
		<link>http://ratmi07.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://ratmi07.wordpress.com/osd.xml" title="Ratmi Ningsih" />
	<atom:link rel='hub' href='http://ratmi07.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Liberalisme di Balik RUU BHP</title>
		<link>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/liberalisme-di-balik-ruu-bhp/</link>
		<comments>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/liberalisme-di-balik-ruu-bhp/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 03:10:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratmi07</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/liberalisme-di-balik-ruu-bhp/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh Ratmi Ningsih  Berdasarkan UU No. 20 tahun 2003, BHP (Badan Hukum Pendidikan) merupakan badan hukum perdata yang didirikan oleh pemerintah, pemerintah daerah atau masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan formal. Organ tertinggi BHP yang bertindak mewakili penyelenggara satuan pendidikan, masyarakat dan pihak-pihak lain yang berkepentingan disebut dengan MWA (Majelis Wali Amanat).             Di dalam BHP, peran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=6&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Oleh <strong>Ratmi Ningsih</strong></p>
<p align="left"> Berdasarkan UU No. 20 tahun 2003, BHP (Badan Hukum Pendidikan) merupakan badan hukum perdata yang didirikan oleh pemerintah, pemerintah daerah atau masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan formal. Organ tertinggi BHP yang bertindak mewakili penyelenggara satuan pendidikan, masyarakat dan pihak-pihak lain yang berkepentingan disebut dengan MWA (Majelis Wali Amanat).<br />
           <br />
<span id="more-6"></span>Di dalam BHP, peran pemerintah dalam mengkonstruksi pendidikan akan tergantikan oleh masyarakat. Pemerintah akan melepaskan tanggungjawabnya sebagai pengatur urusan rakyat termasuk dalam hal pendidikan, tidak lagi memberikan jatah untuk anggaran pendidikan dalam APBN, serta tidak lagi mengontrol jalannya pendidikan di setiap PTN karena fungsi tersebut akan diambil alih oleh MWA yang notabene mayoritasnya merupakan para capital (pemilik modal) yang berkantong tebal.<br />
           <br />
Lepas tangannya pemerintah dalam hal pendidikan akan menyibukkan PT (Perguruan Tinggi) untuk mencari dana demi kelangsungan belajar mengajarnya. Tak terelakkan lagi yang terjadi adalah privatisasi dan kapitalisasi pendidikan. biaya yang harus dikeluarkan mahasiswa untuk dapat mengenyam bangku pendidikan (terutama di PT) menjadi semakin tak terjangkau karena memang dari mahasiswalah pendapatan yang sangat menentukan dan bagaikan urat nadi keuangan PT yang bersangkutan. Tidak akan ada lagi yang disebut dengan PTN melainkan semuanya adalah PTS karena memang pemerintah tidak lagi bertanggungjawab memberikan anggaran untuk pendidikan.</p>
<p align="left">PT dimandirikan dalam hal pembiayaan sehingga yang akan terjadi adalah masuknya para capital yang memberikan dana hibah berupa pinjaman ataupun yang lainnya sehingga tak dapat dielakkan lagi adanya intervensi dalam kebijakan pendidikan/ kurikulum di perguruan tinggi yang bersangkutan. Arah kurikulum maupun riset akan diarahkan sesuai dengan kepentingan mereka.</p>
<p align="left">Para kapital yang memberikan hibah kepada PT bisa dari dalam negeri ataupun asing sehingga BHP/BHMN bisa menjadi salah satu sarana yang bisa mempermudah mereka (pihak asing) untuk menyebarkan ide-ide, budaya ataupun ideologi mereka ke tengah-tengah kaum intelektual negeri ini (terjadinya liberalisasi pendidikan).<br />
            <br />
Mahasiswa sebagai kaum intelektual beserta idealismenya sebagai agent of change akan terkekang atau bahkan dimandulkan melalui disibukkannya mereka dengan tugas-tugas kuliah serta pengekangan terhadap pergerakan mahasiswa. Mahasiswa akan dituntut hanya untuk belajar guna dibentuk menjadi buruh-buruh sesuai permintaan pasar ataupun kepentingan para pemilik modal. Mahasiswa akan kehilangan sikap kritisnya dan kesadaran politik terhadap kebijakan pemerintah dan keadaan masyarakat.<br />
           <br />
Inilah salah satu agenda dari musuh-musuh islam untuk menghambat kebangkitan umat dari para pemudanya terutama kaum cendekiawannya (mahasiswa). Tak ada cara yang lebih ampuh untuk melawan propaganda tersebut melainkan dengan bersatu, berjuang bersama menolak BHP/BHMN, melawan mereka dengan menggunakan satu senjata yaitu menerapkan syariat Islam secara totalitas dalam satu negara Daulah Khilafah Islamiyah.*<br />
 <br />
TC Pramita<br />
Pengurus FSQ FE Unlam<br />
Banjarmasin</p>
<p align="left">&nbsp;</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ratmi07.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ratmi07.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratmi07.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratmi07.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=6&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/liberalisme-di-balik-ruu-bhp/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/59ee3f87997afaae877543150326c6b6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ratmi07</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Antara Razia Helm Standar dan Sex Bebas</title>
		<link>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/antara-razia-helm-standar-dan-sex-bebas/</link>
		<comments>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/antara-razia-helm-standar-dan-sex-bebas/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 03:05:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratmi07</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/antara-razia-helm-standar-dan-sex-bebas/</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Ratmi .N. Berbicara masalah helm standar, saya teringat pengalaman di kejar polantas gara-gara tidak pakai helm, mungkin saya termasuk manusia pembangkang, kasarnya seperti itu.Tapi saya pikir sudahlah lumayan buat pengalaman. Mengomentari razia lalu lintas yang kerap dilakukan aparat dijalan raya, tidak lain  bertujuan untuk membudayakan masyarakat tertib lalu lintas. Yang tidak kalah penting [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=5&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">Oleh : <strong>Ratmi .N</strong>.</p>
<p align="left">Berbicara masalah helm standar, saya teringat pengalaman di kejar polantas gara-gara tidak pakai helm, mungkin saya termasuk manusia pembangkang, kasarnya seperti itu.Tapi saya pikir sudahlah lumayan buat pengalaman.</p>
<p><span id="more-5"></span>Mengomentari razia lalu lintas yang kerap dilakukan aparat dijalan raya, tidak lain  bertujuan untuk membudayakan masyarakat tertib lalu lintas. Yang tidak kalah penting adalah budaya penggunaan helm standar.Cara ini saya rasa cukup manjur untuk membuat keder para pengendara nakal yang kadang nyeleneh dan coba-coba.Efek yang dirasakan pun lumayan terasa,terbukti dengan jarangnya sekarang terlihat kepala-kepala tanpa helm dijalan raya kecuali yang bersepeda.</p>
<p>Berdasarkan pengalaman teman-teman &#8220;tidak bakalan jalan dengan kendaraan bermotor kalau helm yang untuk berdua itu kurang satu,atau SIM dan STNK tidak dikantongi&#8221;.Mereka lebih mengambil alternative keliling untuk cari pinjaman helm standar dibanding mengambil resiko di uber-uber oleh polantas.</p>
<p>Sekarang yang jadi pertanyaan tuluskah niat petugas untuk melakukan hal itu?Atau malah memberi celah untuk makin maraknya aktivitas &#8220;ngobjek&#8221;? Atau yang lebih terstruktur lagi kebijakan-kebijakan sistematis ini terkait dengan berbagai pihak yang berkepentingan termasuk pesanan para pengusaha helm.<br />
           <br />
Terlepas dari masalah helm namun terkait dengan kebijakan-kebijakan yang ada.Fenomena budaya helm standar memang bisa dibilang berhasil dan membahagiakan,namun permasalahan kita kita tidak hanya terhenti disana.Coba kita tengok masalah lain seperti  narkoba serta akibat-akibatnya yang makin hari tidak malah makin berkurang. Dimajalah ,TV, radio, &amp; koran lokal pun dapat kita lihat tiap hari tidak lepas dari masalah narkoba; kecelakaan karena narkoba, pembunuhan karena mabok, pencurian untuk narkoba dan berbagai variasi lainnya yang kerap mengisi kolom kriminal media massa.</p>
<p>Senada dengan hal diatas, masalah kenakalan remaja dan sex bebas yang sudah merambah ketingkat sekolah dasar. Permasalahan ini diperlancar dengan mudahnya beredar majalah-majalah esek-esek dan VCD porno. Fakta ini dapat dengan mudah   kita dapat, coba saja anda berjalan di sepanjang ruas jalan di Banjarmasin; di lapak â€“lapak koran , majalah dan VCD yang ada, coba anda tanya ada &#8220;bla..bla.bla..?pada si penjual,dijamin anda bakal disuruh milih maunya yang kaya gimana? Bachhh!!!</p>
<p>Kalau kita mau membandingkan fakta, kita ambil saja sampel di Amerika.Cerita ini saya dapat dari teman saya yang kebetulan pernah soan ke Negeri Paman Sam itu.Kita tahu bahwa negeri itu adalah induk lahirnya majalah mesum bernama  &#8216;Playboy&#8217;, tidak seperti di Indonesia majalah tersebut tidak dijual bebas, namun dijual di Book story elite mencarinya pun tidak mudah. Di toko-toko yang menjual majalah ini di instruksikan untuk tidak menjual bebas dengan perlakuan-perlakuan khusus. Yaitu meletakannya pada tempat paling aman;  rak tertinggi yang ketika orang ingin membeli atau sekedar melihat pun harus minta izin kepetugas toko tersebut. Lalu si petugas pun akan mengambil tangga untuk mencomot majalah tersebut dari tempatnya.</p>
<p>Fakta seperti ini saya rasa sangat kontras dengan apa yang terjadi di Indonesia umumnya dan di Banjarmasin khususnya.<br />
Permasalahan remaja dan sex bebas yang terjadi di daerah kita ini juga diperlancar dengan fasilitas yang mendukung; diskotik-diskotik yang seakan tidak tersentuh untuk di amankan. Meskipun pernah ada perhatian aparat terhadap diskotik-diskotik dengan dilakukannya penertiban sajam dan psikotripika.tapi sejauh mana kah frekwensi perhatian aparat tersebut? Saya rasa frekwensi yang sering tidak akan berfungsi karena sesering apapun tetap akan ada celah , lagi pula jika dikaitkan dengan permasalahn sex bebas dan masalah remaja kegiatan yang dilakukan itu tidak memberi efek yang signifikan. Jika pun tersentuh juga paling oknum masuk sel tahanan 2-3 hari sampai berikutnya tidak ada alasan lagi untuk menahannya lebih lama dengan dalih suka sama suka.</p>
<p>Lalu kalau faktanya berputar-putar pada masalah itu-itu saja kapan waktunya generasi ini akan bangkit, bangkit untuk menjadi modal perubah progresif bangsa. Sebenarnya apa sebab dari masalah ini? Tidak lain dari tidak adanya instrumen hukum yang mengatur masalah ini secara jelas. Kita ambil satu contoh tidak usah jauh-jauh kita lihat saja di Unlam anda masih ingat fenomena &#8220;Fekon membara&#8221;? Dua sejoli yang demi cintanya rela mengumbar nafsu tanpa ikatan halal dan tambah lagi adegan ini di shoot dengan kamera HP.Oknum yang bersangkutan sampai sekarang tetap bisa dengan santai melenggang di kampus tanpa ada tindak lanjut yang jelas dari aparat.Apa artinya ini? Tidak ada ketakutan sedikit pun atas dosa yang dilakukan, jangankan kepada  manusia kepada Tuhanpun dia berani ngeyel, lalu apa sebabnya?.</p>
<p>Padahal Kalsel terkenal dengan orang-orang Banjarnya yang mayoritas muslim, dan saya tahu budaya seperti ini tidak pernah diajarkan. Lagipula orang Banjar itu terkenal dengan kereligiusannya. Saya pikir budaya religius orang banjar itu sudah mulai mengalami distorsi, terhempas dengan gebrakan hedonis yang dijejalkan lewat berbagai media di setiap lini kehidupan.</p>
<p>Hemat saya, permasalahan diatas adalah efek-efek yang tidak hanya disebabkan moralitas akhlak individu-individu yang mengalami distorsi tetapi lebih sistematis  yaitu terkait dengan ketidakjelasan peraturan bahkan mungkin ketiadaan instrumen yang mengatur itu tadi. Satu hal lagi yang seharusnya ada, yaitu kontrol masyarakat. Kendatipun sebenarnya kontrol tidak bisa berfungsi maksimum kalau peraturan-peraturan tersebut tidak dilegalisasi oleh Negara dan tidak sekedar hanya menjadi habit kebiasaan ataupun budaya saja.</p>
<p>Masalahnya sekarang bisakah hal ini direalisasikan ditengah-tengah kita yang diselimuti atmosfer kapitalis liberal, yang mengusung kebebasan berpendapat, asas asal manfaat tanpa mengindahkan norma religius yang wajib menjadi standar berpijak kita dan inilah yang seharusnya menjadi pijakan awal.</p>
<p>Sekarang tinggal kita yang diharuskan memilih, puas dengan budaya helm standar dan terlena dengan kerusakan generasi atau berpikir dan bertindak untuk merubah keadaan. O ya, yang perlu diingat adalah ini hanya sebagian kecil dari permasalahan kita. Masih banyak lagi permasalah-permasalahan yang berasal dari satu sumber yang sama yaitu sistem global kapitalis sekuler yang saat ini menguasai setiap penjuru dunia termasuk Indonesia dan Banjarmasin khususnya.<br />
 <br />
Banjarmasin, 7 Mei 2007</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ratmi07.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ratmi07.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratmi07.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratmi07.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=5&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/antara-razia-helm-standar-dan-sex-bebas/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/59ee3f87997afaae877543150326c6b6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ratmi07</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tentang Standar dan Tujuan Hidup</title>
		<link>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/tentang-standar-dan-tujuan-hidup/</link>
		<comments>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/tentang-standar-dan-tujuan-hidup/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 03:01:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratmi07</dc:creator>
				<category><![CDATA[Kehidupan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/tentang-standar-dan-tujuan-hidup/</guid>
		<description><![CDATA[By  Ratmi N. Berbicara tentang kehidupan manusia, memang tak pernah habis dibahas dalam satu kali duduk saja. Hidup dengan serangkaian masalah-masalah.Masalah biaya kuliah, sekolah, makan sehari yang juga habis sehari dan berbagai variasi masalah yang kerap dihadapi tiap mahluk yang dinamakan paling mulia ini. Hidup yang indah adalah hidup yang terarah, ada pegangan yang menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=3&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center">By  <strong>Ratmi N</strong>.</p>
<p>Berbicara tentang kehidupan manusia, memang tak pernah habis dibahas dalam satu kali duduk saja. Hidup dengan serangkaian masalah-masalah.Masalah biaya kuliah, sekolah, makan sehari yang juga habis sehari dan berbagai variasi masalah yang kerap dihadapi tiap mahluk yang dinamakan paling mulia ini.</p>
<p><span id="more-3"></span>Hidup yang indah adalah hidup yang terarah, ada pegangan yang menjadi acuan.Hidup tanpa standar yang jelas membuat kita bisa ngalur ngidul semau gue,kesana â€“kemari, turun naik tanpa arah dan tujuan pasti. Apa jadinya kalau hidup distandar kan pada asas manfaat semata, asal ada untung langsung sikat.</p>
<p>Jika kita mau sedikit meluangkan pikiran, pada hal yang satu ini saya rasa anda akan dapati tujuan hidup anda yang sebenarnya. Hidup yang tidak sekedar lahir kedunia sebagai bayi imut tanpa warisan dosa, yang kemuadian beranjak tumbuh menjadi anak-anak yang ceria, cerewet terkadang suka membuat orang tua susah dengan berbagai perbuatan kita.</p>
<p>Beberapa tahun berikutnya beranjak gede masuk sekolah, dari SD, SMP, sampai SMA; dibarengi dengan warna “warni hidup susah-senang, tertawa “menangis, jatuh cinta “patah hati,dimarahi guru dan berbagai hal yang kerap kita alami. Lalu setelah lulus SMA ; kuliah atau bagi yang tidak kuliah menyibuksan diri untuk mencari pekerjaan. Setelah dapat kerja mengumpulkan uang gaji untuk masa depan biaya sekolah anak anak dan biaya hari tua.<br />
 <br />
Akhirnya begitu-begitu saja sampai siklus yang ayah pun juga dialami oleh anak-anaknya dan akhirnya menunggu ajal. Lalu apa yang beda dari kehidupan satu dengan yang lain? Saya rasa tidak ada yang beda siklus hidup setiap manusia pasti sama, yang beda hanya seperti apa standar yang digunakan dalam menjalani siklus hidup. Yaitu standar tetap yang terkait langsung dengan tujuan hidup; hidup yang berhubungan dengan mati. Dan saya yakin setiap orang pasti mati, adanya kehidupan lain sesudah mati yaitu alam kehidupan yang mengevaluasi kehidupan dunia kita.</p>
<p>Seperti halnya pembelajaran di bangku sekolah, knowledge yang diberikan adalah bahan evaluasi pada saat tes dilakukan. Yang disugukan pastilah pertanyaan-pertanyaan tentang bahan ajar yang ada. Bayangkan jika anda sebagai seorang peserta tes, lalu disuguhi soal-soal yang demikian tapi anda menjawab tidak seperti yang di inginkan, dijamin bukan nilai A yang anda dapat tapi E.</p>
<p>Analogi tesebut tidak jauh beda dengan kita yang saat ini mangkal di dunia jika hidup dianalogikan sebagai tes maka standar dan rules yang ada adalah bahan ajar yang pernah kita dapat. Keharusan bagi kita adalah memenuhi segala sesuatunya sesuai instruksi tersebut, yaitu menjalani hidup sesuai standar yang sudah diberi kalau memang belum dapat bahan berarti mencari adalah hal yang efektif untuk menyusul ketertinggalan kita. Sekarang standar hidup yang mana yang selama ini kita gunakan, berdasarkan hal itu lalu tujuan hidup apa yang ingin dicapai.</p>
<p>Kita selayaknya seorang muslim pun  seperti demikian,  kita seharusnya punya standar  dan tujuan yang jelas ketika mengarungi hidup di alam dunia ini.Yang harus tidak terlupa  dibenak kita adalah bahwa keberadaan kita didunia tidak ada begitu saja, hanya dengan sim salabim oleh mbah dukun lalu kita tiba-tiba ada,mustahil. Dengan berbagai rentetan peristiwa sebagai perantara; bercampurnya ovum dan sperma ayah dan ibu, itu pun tidak pasti bisa berhasil, pernah menemukan fenomena pasangan yang sudah 5 sampai 10 tahun menikah?</p>
<p>Tapi masih juga belum mendapatkan keturunan.Ini bukti bahwa bercampurnya uvom tidak cukup bisa memastikan keturunan bisa didapat,artinya kelahiran seseorang itu dipengaruhi oleh sesuatu yang lain. Lalu siapa yang mengatur? Tidak lain yang mengatur  yaitu Sang Pencipta.</p>
<p>Sang Pencipta yang telah mengatur bumi berputar tanpa henti pada posisinya, yang menetapkan bulan hadir pada malam hari, mengintruksikan matahari agar jangan pernah iri pada bulan, &amp; yang menggantung langit tanpa pernah bertali, Subhanallah!!! Belum lagi jika kita lihat diri kita sendiri pada hal yang kecil saja; masing “masing kita pasti punya alis dan rambut, coba anda perhatikan mengapa alis tidak memanjang seperti rambut, dan bisa anda bayangkan kalau alis bisa panjang seperti rambut. Mungkin bakal ada salon gunting alis!!! Ini baru sebagian kecil yang sempat kita perhatikan, belum lagi yang lain.</p>
<p>Lalu apa hubungan Sang Pencipta dengan kita? Kita sebagai makhluk yang di ciptakan kedunia, tidak dilempar begitu saja, tetapi disertai dengan aturan yang jelas dan terarah yang tercetak dalam Al-qur&#8217;an dan Al-hadis. Kewajiban kita sebagai makhluk yang dicipta adalah menjalani rules yang telah ditetapkan itu tadi. Inilah standar hidup yang sebenarnya yang membuat kita bisa menentukan arah hidup yang hakiki yaitu Ridho Sang Pencipta semata. Standar inilah yang yang semestinya dipenuhi. Karena kita pahami bahwa rules itu ada tidak sekedar landasan normatif yang untuk melakukannya tergantung kemauan, manfaat, atau kesempatan saja. Namun lebih dari itu dalam penerapannya rules itu mempunyai konsekuensi. Dosa dan pahala,surga dan neraka yang akan menjadi ganjaran bagi kita untuk setiap pilihan yang kita ambil. Dan ini pasti sangat pasti seperti pastinya kematian yang akan mengakhiri hidup kita.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ratmi07.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ratmi07.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratmi07.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratmi07.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=3&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/tentang-standar-dan-tujuan-hidup/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/59ee3f87997afaae877543150326c6b6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ratmi07</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/hello-world/</link>
		<comments>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 06 Aug 2007 02:51:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ratmi07</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=1&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/ratmi07.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/ratmi07.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/ratmi07.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/ratmi07.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=ratmi07.wordpress.com&amp;blog=1475333&amp;post=1&amp;subd=ratmi07&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ratmi07.wordpress.com/2007/08/06/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/59ee3f87997afaae877543150326c6b6?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">ratmi07</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
